TVRINews, Kepulauan Selayar
Lima korban selamat tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa tiba di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (19/7/2026), setelah dievakuasi menggunakan KN SAR Kamajaya.
Kelima penyintas sebelumnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh KMN Sinar Mattoanging 04 setelah bertahan hidup selama beberapa hari di tengah laut. Kedatangan mereka di Pelabuhan Benteng disambut keluarga, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Selayar, serta sejumlah warga yang memantau langsung proses evakuasi.
Suasana haru mewarnai dermaga saat para penyintas bertemu kembali dengan keluarganya. Tangis bahagia pecah ketika anggota keluarga memeluk para korban yang akhirnya berhasil ditemukan setelah beberapa hari dinyatakan hilang akibat insiden tenggelamnya kapal.
Salah satu korban selamat, Sri Ardita, bersama empat penyintas lainnya kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD KH Hayyung Kabupaten Kepulauan Selayar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan medis. Seluruh korban dilaporkan mengalami kelelahan setelah berhari-hari terombang-ambing di laut.
Di tengah kabar baik tersebut, operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilanjutkan. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik di perairan Kepulauan Selayar dengan melibatkan berbagai unsur guna mempercepat proses pencarian.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama instansi terkait juga terus berkoordinasi dalam penanganan pascakecelakaan, termasuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta memastikan kebutuhan layanan kesehatan bagi para penyintas terpenuhi.
Sementara itu, penyebab tenggelamnya KLM Nurul Salsa masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Hasil investigasi nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat aspek keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Selayar.










