TVRINews, Kepulauan Selayar
Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa memasuki babak baru setelah nelayan menemukan sebuah rakit gabus yang membawa tas berisi sejumlah identitas yang diduga milik penumpang kapal. Rakit tersebut ditemukan di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, membenarkan adanya temuan tersebut. Menurutnya, informasi dari nelayan kini sedang ditelusuri untuk memastikan keterkaitannya dengan musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Kami mendapatkan informasi dari nelayan di perairan Pangkep bahwa ditemukan sebuah rakit gabus yang di atasnya terdapat sebuah tas berisi sejumlah identitas. Kami menduga barang-barang tersebut merupakan milik penumpang KM Nurul Salsa. Saat ini tim masih melakukan penelusuran dan pendalaman terhadap informasi tersebut," ujar Arif dalam keterangan yang diterima tvrinews, Senin, 20 Juli 2026.
Basarnas menilai temuan rakit gabus beserta tas dan dokumen identitas tersebut menjadi petunjuk penting dalam memperluas area pencarian. Tim SAR Gabungan saat ini terus berkoordinasi untuk memverifikasi titik penemuan serta mencocokkannya dengan pola arus laut guna mengoptimalkan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.
Hingga hari keenam operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, KRI Marlin-877, serta unsur potensi SAR lainnya.
Basarnas memastikan setiap informasi dan temuan di lapangan akan dianalisis secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya menemukan seluruh korban yang hingga kini masih belum ditemukan.










