TVRINews, Sumatera Selatan
Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Selatan mengalami penurunan pada Kamis. Berdasarkan pemantauan IQAir, beberapa daerah mencatat indeks kualitas udara (Air Quality Index/AQI) berada pada kategori tidak sehat, dengan Talang Ubi menjadi wilayah yang memiliki tingkat polusi tertinggi.
Data IQAir menunjukkan Talang Ubi mencatat AQI sebesar 161 atau masuk kategori tidak sehat. Sementara itu, Kota Palembang berada di posisi berikutnya dengan AQI 137. Kondisi serupa juga terjadi di Muara Beliti (118), Lahat (117), Prabumulih (116), Indralaya (115), dan Kayu Agung (102). Seluruh wilayah tersebut berada pada kategori tidak sehat sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan jika masyarakat terpapar dalam waktu yang lama.
Di sisi lain, beberapa daerah masih mencatat kualitas udara pada kategori sedang. Muara Enim memiliki AQI 79, disusul Sungai Gerong 86 dan Sekayu 96.
Khusus di Kota Palembang, IQAir memperkirakan kualitas udara sepanjang hari berada pada kisaran AQI 158 hingga 160. Angka tersebut menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 di udara masih cukup tinggi dan berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit jantung maupun gangguan pernapasan.
Seiring memburuknya kualitas udara, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak memiliki keperluan mendesak. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah juga disarankan untuk membantu mengurangi paparan polusi, disertai upaya menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
Warga juga diminta terus memantau perkembangan kualitas udara melalui kanal informasi resmi agar dapat segera mengambil langkah antisipasi apabila kondisi polusi semakin memburuk, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan udara tercemar.









