TVRINews, Makassar
Perum BULOG memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BULOG Peduli Konservasi Hijauan Pesisir Pantai dengan mendukung penanaman 4.000 bibit mangrove di kawasan Konservasi Mangrove Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.
Program ini dilaksanakan bersama Panitia Pelaksana Tudung Sipulung Nasional (TSN) Alumni SMADA Makassar 2026 sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan pesisir secara berkelanjutan.
Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq mengatakan, penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
“BULOG tidak hanya hadir dalam menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga berkomitmen mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui penanaman mangrove ini, kami berharap ekosistem pesisir dapat semakin terlindungi, risiko abrasi dapat ditekan, dan masyarakat sekitar memperoleh manfaat jangka panjang dari lingkungan yang lebih sehat,” ujar Marga Taufiq, Jumat, 22 Mei 2026.

Mangrove diketahui memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Akar mangrove mampu menahan abrasi dan erosi pantai, memperkuat struktur tanah, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut. Selain itu, hutan mangrove juga memiliki kemampuan menyerap emisi karbon yang tinggi sehingga berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.
BULOG memandang pelestarian kawasan pesisir sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Lingkungan yang sehat dinilai menjadi fondasi bagi kualitas hidup masyarakat serta mendukung keberlangsungan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Panitia Pelaksana TSN Alumni SMADA Makassar 2026 dengan BULOG dan sejumlah perusahaan lainnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini BULOG menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga aktif menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir demi terciptanya ekosistem laut yang sehat dan produktif.










